Mengasah Kemampuan Finansial UMKM Banyumas: Pendampingan Laporan Keuangan oleh FIA UI

Dilihat : 129 Kali, Updated: Senin, 27 Oktober 2025
Mengasah Kemampuan Finansial UMKM Banyumas: Pendampingan Laporan Keuangan oleh FIA UI

Mengasah Kemampuan Finansial UMKM Banyumas: Pendampingan Laporan Keuangan oleh FIA UI

Senin, 13 Oktober 2025 – Bertempat di Aula Hastina Graha Dinnakerkop UKM Kabupaten Banyumas, sebuah program pendampingan krusial telah sukses diselenggarakan. Acara tersebut berfokus pada Pendampingan Pencatatan Laporan Keuangan dan Perhitungan Modal Kerja, sebuah aspek vital bagi keberlanjutan dan pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan ini merupakan inisiatif kolaboratif antara Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UKM Kabupaten Banyumas dengan tim ahli dari Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Indonesia.

Pendampingan strategis ini dipimpin langsung oleh Dr. Prianto Budi Saptono, M.B.A. dari FIA UI, yang membawa keahlian akademis dan praktis dalam tata kelola keuangan. Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Dinnakerkop UKM Kabupaten Banyumas, Drs. Wahyu Dewanto, M. Si., yang menekankan pentingnya literasi keuangan bagi para pelaku usaha. Sebanyak 50 pengusaha UMKM dari berbagai sektor di Kabupaten Banyumas turut serta dalam program ini. Antusiasme peserta menunjukkan kesadaran tinggi para pelaku UMKM akan kebutuhan untuk meningkatkan kompetensi manajerial, khususnya dalam hal pengelolaan keuangan.

Program ini dirancang untuk membekali para pelaku UMKM dengan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam menyusun laporan keuangan yang akurat serta melakukan perhitungan modal kerja yang efisien. Dengan kemampuan pencatatan yang baik, UMKM diharapkan dapat mengambil keputusan bisnis yang lebih tepat, memantau kesehatan finansial usaha, dan meningkatkan akses ke sumber pembiayaan formal. Inisiatif ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah bersama akademisi dalam mendukung UMKM Banyumas agar dapat tumbuh lebih profesional, terukur, dan berkelanjutan di tengah persaingan pasar yang semakin ketat.

Komentar